Pembebasan Lahan Tak Bisa Dituntaskan, Kemenhub Ancam Alihkan Proyek KA Sulsel ke Daerah Lain

Proyek Kereta Api Makassar-Parepare.

FAJAR.CO.ID, MAROS- Pembebasan lahan proyek pembangunan rel kereta api di Kabupaten Maros belum juga rampung. Pemkab pun diimbau untuk segera menuntaskan persoalan tersebut. Deadline diberikan hingga awal September.

Jika Pemkab bersama Forkopimda tidak segera merampungkan, maka proyek nasional ini terancam akan dialihkan.

Hal tersebut tertuang dalam rapat Pembahasan Permasalahan Lahan yang dipimpin Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, dihadiri langsung Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretapian Zulmafendi, Kepala Balai Perkeretaapian Sulsel Jumardi, Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin serta unsur Forkopimda Kabupaten Maros lainnya, baru-baru ini.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretapian, Zulmafendi menuturkan, jika permasalahan pembebesan lahan rel kereta api ini tak bisa diselesaikan, maka pembangunan rel kereta api ini akan dialihkan dari Sulsel ke pulau Jawa.

Sebab, kata dia, permasalahan ini sudah lama berlarut-larut. Menurutnya, sangat mudah bagi pemerintah untuk memindahkan lokasi pembangunan rel kereta api ke daerah yang sudah siap untuk menerima pembangunan kereta api.

Namun, jika itu terjadi, maka bisa mempermalukan Sulsel. “Kalau memang tidak siap, kami bisa saja memindahkan pembangunan rel kereta api ini ke daerah lain yang lebih siap, seperti Pulau Jawa atau Sumatera. Hanya saja ini pasti akan mempengaruhi Sulsel, dan mempermalukan Sulsel, karena batalnya pembangunan rel kereta api,” jelasnya.

Komentar

Loading...