Pusat Prioritaskan Infrastruktur Sulsel, RAPBN 2021 Fokus Pemulihan Ekonomi

Normalisasi Sungai Masamba menjadi salah satu prioritas pusat di APBN 2021. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Proyek infrastruktur Sulsel tetap diprioritaskan masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Percepatan pemulihan ekonomi jadi fokus pemerintah pusat.

Presiden Joko Widodo mengatakan, rancangan kebijakan APBN 2021 diarahkan untuk beberapa poin. Poin pertama, mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi coronavirus desease 2019 (covid-19).

Lalu, mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing ekonomi. Nah, poin ketiga mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital, serta terakhir pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

“Seiring dengan pentingnya kelanjutan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pada RAPBN tahun 2021 dialokasikan anggaran sekitar Rp356,5 triliun. Nanti akan dikucurkan untuk enam sektor,” tuturnya.

Khusus pembangunan pariwisata di 2021 dianggarkan Rp14,4 triliun. Ini diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di sektor pariwisata. Kebijakan yang dilakukan melalui pemulihan pariwisata, dengan pengembangan destinasi pada 5 fokus kawasan.

“Seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” jelasnya.

Pada masa transisi RAPBN 2021 dengan rencana pendapatan negara Rp1.776,4 triliun dan belanja Rp2.747,5 triliun, maka defisit anggaran diperkirakan Rp971,2 triliun atau setara 5,5 persen dari PDB. Defisit anggaran 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati.

“Pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 4,5 persen sampai 5,5 persen. Tingkat pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama,” tukasnya.

Komentar

Loading...