September, Pemkot Janji Pembayaran TPP Normal Lagi, Asalkan…

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bakal dinormalkan kembali. Pemkot Makassar mulai menghitung kemampuan anggaran.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Makassar, M Ansar mengatakan, pendapatan daerah satu bulan ini mulai menunjukkan tren positif. Kemungkinan menormalkan TPP juga semakin besar.

“Kita berusaha untuk menormalkan kembali. Mudah-mudahan TPP bulan Agustus sudah mulai normal 100 persen seperti semula,” kata Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar itu, Jumat, 14 Agustus.

Artinya, TPP tanpa pemotongan bisa dibayarkan pada September mendatang. Sejak pandemi Covid-19 merebak, TPP Pemkot Makassar yang efektif berlaku tahun ini, dipotong hingga 40 persen. Minimnya pendapatan daerah menjadi pemicunya. Kondisi keuangan mengalami defisit.

Ansar menuturkan, pembayaran TPP bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Makanya, tren positif selama sebulan terakhir ini menjadi peluang besar untuk menormalkan pembayaran TPP.

“TPP kita pangkas karena pendapatan juga kita kurangi. Juli ini kan pendapatan sudah mulai naik, jadi nanti kita upayakan masukkan di parsial untuk penganggarannya,” paparnya.

Sejauh ini, realisasi pendapatan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar sudah mencapai 55 persen atau lebih dari Rp445 miliar. Sedangkan target tahun ini sebesar Rp800 miliar. Rata-rata pemasukan per hari sudah di kisaran Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.

“Satu bulan terakhir ini kurvanya sudah mulai naik. Waktu awal-awal pandemi, kisarannya rata-rata di bawah Rp1 miliar per hari,” kata Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan.

Komentar

Loading...