Antisipasi Potensi Curang Mobilisasi Pemilih, Nurmal Idrus Apresiasi Strategi Bawaslu Makassar

Nurmal Idrus

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pengamat kepemiluan, Dr. Nurmal Idrus mengapresiasi langkah Bawaslu Makassar yang menggandeng Bawaslu dan KPU Pangkep dalam mencegah mobilisasi pemilih.

Mantan Ketua KPU Makassar ini menyampaikan apa yang ditempuh Bawaslu Makassar itu merupakan hal baru dan sebuah terobosan cerdas.

“Itu hal baru dan sangat cerdas. Seingat saya, cara itu belum pernah dilakukan sebelumnya,” katanya, Minggu (16/8/2020).

Selama ini kata Nurmal, baik KPU maupun Bawaslu di Makassar bekerja sendiri dalam menangkal mobilisasi pemilih dari luar Kota Makassar di hari pemungutan.

“Di hari H, saat saya di KPU, kita hanya bisa mengetatkan lalu lintas perlintasan warga. Tapi itu tak cukup karena baik KPU dan Bawaslu tak punya kewenangan dalam melarang perlintasan di hari pemungutan, dan juga memang tak punya sumber daya yang cukup untuk melakukan penangkalan. Apalagi di daerah kepulauan seperti yang dilakukan Bawaslu Makassar,” ujar konsultan politik ini.

Nurmal mengusulkan agar Bawaslu melibatkan penuh KPU Makassar dalam strategi itu. “Bawaslu akan kesulitan jika tak melibatkan KPU Makassar dan justru menurut saya teman-teman KPU yang harus menyambut ini dengan responsif karena ini cara lebih maju,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak Bawaslu Makassar menyambangi Bawaslu dan KPU Pangkep, pekan lalu. Tujuannya, mereka ingin mengkoordinasikan pencegahan mobilisasi pemilih serta kemungkinan pencatatan pemilih ganda di daerah perbatasan terutama dibeberapa pulau terluar di jajaran kepulauan spermonde dimana garis perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Pengkep membentang luas.

Komentar

Loading...