Lyon Jadi Pembunuh Raksasa, Garcia Tak Ingin Sombong

Pelatih Lyon, Rudi Garcia/AFP

FAJAR.CO.ID, LISBON—Lyon membuktikan diri sebagai pembunuh raksasa di Liga Champions musim ini. Setelah menyingkirkan Juventus di babak 16 besar, wakil Prancis itu kembali menggilas jagoan Inggris, Manchester City untuk lolos ke semifinal.

Pelatih Lyon, Rudi Garcia yang berbicara kepada RMC Sport menyebut itu hasil luar biasa. Namun, ia memilih merendah. Bagi mantan pelatih AS Roma tersebut, tantangan masih menunggu di hadapan mereka.

“Kami tahu kami akan unggul 1-0 karena Maxwel ada di sana! Kami memenangkan pertarungan taktis saat kami menguasai sistem permainan kami. Masih ada pertandingan yang harus dimainkan dan rintangan yang harus diatasi dan kami akan berusaha mengatasinya,” katanya dikutip dari situs resmi UEFA.

Garcia sendiri mengaku sangat bangga dengan pemainnya yang tampil sangat luar biasa meski kompetisi Ligue 1 sudah dihentikan sejak April. “Saya bangga dengan para pemain saya. Kami percaya pada diri kami sendiri,” tegasnya.

“Kami tahu kami bukan favorit dan kami bermain sebagai tim top. Di atas segalanya, kesuksesan kami tergantung pada semangat tim kami. Semua orang bekerja untuk satu sama lain dan pemain pengganti banyak membantu,” tandasnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Jose Alvalade, Minggu, 16 Agustus, hari ini, City yang menurut data Live Score melakukan penguasaan bola hingga 67 persen kebobolan pertama kali di menit ke-24. Gol dilesakkan Maxwel Cornet lewat tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti usai mendapat bola liar.

Manchester City menyamakan kedudukan di menit ke-69. Menerima umpan tarik dari Raheem Sterling, Kevin De Bruyne dengan mudah menaklukkan Anthony Lopes dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Pada menit ke-77, City punya peluang bagus membalikkan keadaan ketika Sterling mendapat bola matang di mulut gawang. Sayangnya, sontekan Sterling yang tinggal mendorong bola melenceng di atas mistar gawang.

Kegagalan itu pada akhirnya harus dibayar mahal. Pada menit ke-79, berawal dari kesalahan Keyle Walker yang terjatuh, pemain pengganti, Moussa Dembele mencetak gol kedua Lyon. Dembele yang lolos dari jebakan offside dengan mudah menaklukkan Ederson usai mendapat bola dari Houssem Aouar.

Gol itu seperti menghancurkan mental Ederson. Pada menit ke-87, ia melakukan kesalahan saat berusaha mengamankan tendangan Aouar dari depan kotak penalti. Bola sepakan Aouar sebenarnya tidak terlalu keras, namun si kulit bundar lepas dari tangkapan sang penjaga gawang.

Moussa Dembele yang berdiri tanpa pengawalan dengan mudah meneruskan bola rebound ke dalam gawang. Skor 3-1 ini menjadi hasil akhir dan Lyon lolos ke babak semifinal untuk menghadapi Bayern Munchen.

Bagi Lyon, ini kali kedua dalam sejarah mereka lolos ke babak empat besar Liga Champions setelah musim 2009/2010. Sebuah kebetulan, saat itu mereka juga berhadapan dengan Bayern Munchen. Satu semifinal lainnya mempertemukan RB Leipzig dan PSG. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...