Wacana Sertifikasi Dai, Bukhori Yusuf: Menag Jangan Gegabah

Minggu, 16 Agustus 2020 19:50

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf-- istimewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf, meminta Menteri Agama untuk tidak gegabah memunculkan polemik baru di masa pandemi. Peringatan tersebut disampaikannya menyusul wacana Menteri Agama untuk menggulirkan program sertifikasi dai/ penceramah dalam waktu dekat.

“Menag harus hati-hati di masa seperti ini. Kebijakan tersebut (red:sertifikasi dai) sangat kontraproduktif dalam situasi seperti ini. Bahkan, sangat berpotensi menimbulkan pembelahan di tubuh umat Islam itu sendiri” ungkap Bukhori di Jakarta, dalam rilis yang diterima fajar.co.id, Minggu (16/8/2020).

Lebih lanjut, politisi PKS ini mempertanyakan alasan kebijakan tersebut hanya diberlakukan bagi umat Islam semata. Sebab, Kementerian Agama pernah mengklaim bahwa Menteri Agama tidak hanya mengurus persoalan agama Islam saja, tetapi juga persoalan agama lain yang resmi diakui oleh negara.

“Katanya Menteri Agama bukan hanya untuk agama Islam saja, tapi kenapa ini (red:kebijakan sertifikasi) hanya menyasar umat Islam? Ini jelas diskriminatif” tegasnya.

Kepada Menteri Agama, Anggota Badan Legislasi (Baleg) ini memperingatkan bahwa cara menyikapi kelompok agama yang kritis terhadap kekuasaan tidak bisa dilakukan secara serampangan, misalnya dengan mengecap mereka sebagai kelompok radikal dan teroris. Ia menegaskan, cara berpikir tersebut adalah tindakan yang sangat naif.

Bagikan berita ini:
2
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar