Warga Tutup Akses Jalan, Proyek Rehabilitasi Irigisi Senilai Rp1,5 Miliar Terancam

Illang, pemilik lahan, memagari akses masuk ke proyek pengerjaan rehabilitasi irigasi di Desa Rajang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, Minggu, 16 Agustus 2020.

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Rencana rehabilitasi irigasi di Desa Rajang Kecamatan Lembang oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupate Pinrang, bakal sulit untuk dikerjakan. Pemilik lahan menutup akses atau jalur menuju lokasi pengerjaan irigasi tersebut.

Sebagai informasi, rencana rehabilitasi dari irigasi Masoping di Desa Rajang Kecamatan Lembang itu, telah selesai proses tender. Update dari portal LPSE, pemenangnya adalah CV POETRI SAMPOERNA dengan nilai pagu paket Rp1,5 miliar.

Penelusuran FAJAR, jika irigasi tersebut dikerjakan, material-material yang akan digunakan perlu diangkut melewati dahulu sebuah kebun, yang notabene milik salah satu warga di sana.

Kondisi di lapangan saat ini, pemilik lahan menutup akses tersebut. Bahkan sudah dipagari agar tak boleh ada yang lewat.

“Saya yang punya ini kebun. Tidak ada informasi masuk ke saya kalau ada pengerjaan irigasi. Dinas terkait tidak pernah komunikasi ke saya,” kesal pemilik lahan, Illang, Minggu, 16 Agustus 2020.

Lelaki berusia 40 tahun itu menegaskan, tak akan membiarkan siapa pun menyerobot masuk ke lahannya. Sebab menurutnya, Dinas terkait seolah tak menghormatinya sebagai pemilik lahan.

Terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pinrang, Muhammad Jenal, mengaku, juga baru tahu kalau lokasi menuju pengerjaan irigasi tersebut telah ditutup oleh pemilik lahan.

“Ya memang belum dikerja sih. Biasa mau dikerja baru izin dahulu. Saya juga tidak tahu kalau kondisi begitu. Selasa mungkin saya kroscek ke lapangan,” tutupnya. (gsa)

Komentar

Loading...