Kapten MU, Maguire: Sevilla Menghukum Kami

Look de Jong menaklukkan David de Gea dari jarak dekat/Getty Images

FAJAR.CO.ID,  COLOGNE—Kapten Manchester United, Harry Maguire tak bisa menyembunyikan kekecewaannya pasca kekalahan timnya di babak semifinal Liga Europa. Ia mengklaim mereka pantas memenangkan laga tersebut dan lolos ke final.

Ia pun mengakui bahwa perasaan mereka hancur akibat hasil ini karena mereka merupakan tim yang lebih baik sepanjang pertandingan. “Kami menciptakan banyak peluang, Anda harus memenangkan pertandingan dan tim yang lebih baik kalah,” sesalnya dikutip dari The Guardian.

MU memulai laga di RheinEnergieSTADION dengan sangat baik. Namun, menurut Maguire, mereka tidak bisa menjaga konsistensi. “Mereka menghukum kami. Kami memulai dengan tekanan tinggi dan mencetak gol tetapi mungkin membiarkan mereka keluar terlalu mudah dan membiarkan mereka terlalu banyak menguasai bola,” jelasnya.

“Mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang jika kita jujur, kebobolan dua gol dari umpan silang tidaklah cukup. Kami bekerja keras dan pantas untuk lolos, tetapi gagal di tiga semifinal tidak cukup baik,” lanjutnya.

Dalam pertandingan ini, Manchester United mencetak gol cepat melalui titik penalti. Wasit asal Jerman, Felix Brych menunjuk titik putih di menit ke-7 setelah Diego Carlos melakukan pelanggaran terhadap Marcus Rashford. Bruno Fernandes yang maju menjadi algojo pada menit ke-9 dengan mudah menaklukkan kiper Yassine Bounou.

Sevilla bangkit dan menyamakan keunggulan di menit ke-26. Menerima bola dari Sergio Reguilon di dalam kotak penalti, Suso menaklukkan David de Gea lewat tendangan kerasnya. Meski tercipta beberapa peluang lagi, skor 2-1 ini bertahan hingga turun minum.

Kembali dari ruang ganti, MU tampil begitu dominan. Berkali-kali mereka mampu mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti. Akan tetapi, kiper Yassine Bounou tampil begitu luar biasa dan mampu menggagalkan usaha Anthony Martial dan kawan-kawan.

Setelah gagal memanfaatkan peluang mereka, MU dihukum dengan kesalahan barisan pertahanan mereka di menit ke-78. Diawali umpan silang Jesus Navas, pemain pengganti, Luuk de Jong lolos dari pengawalan dua bek MU. Dengan mudah, bola yang jatuh di depan gawang diceploskan striker Belanda tersebut.

Kendati MU coba mengurung di sisa pertandingan, Sevilla bertahan dengan sangat baik. Skor 2-1 ini pun menjadi hasil akhir pertandingan dan Sevilla yang merupakan kolektor gelar terbanyak kembali akan manggung di final menghadapi pemenang laga semifinal lainnya yang mempertemukan Inter Milan dan Shakhtar Donetsk. Sementara bagi MU, hasil ini membuat mereka kembali tanpa gelar. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...