Kemenhan Wacanakan Mahasiswa Ikut Program Komcad Selama Satu Semester

Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono melihat-melihat pameran alutsista di tengah Rapim Kemenhan 2020. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pada momen HUT Kemerdekaan ke-75 RI, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono menyoroti bonus demografi yang didapat Indonesia pada 2025-2030. Dengan itu, para kelompok milenial diminta bisa menjadi mesin penggerak perekonomian bangsa di masa depan.

Trenggono meminta kepada milenial agar terus belajar dan berkompetisi. Jangan sampai kalah dengan milenial di luar negeri. Para pemuda Indonesia harus terus berinovasi sehingga bisa membawa harum nama bangsa.

“Kita yang sudah senior selalu akan memberi ruang dan fasilitas untuk generasi berikutnya berkompetisi,” kata Trenggono kepada wartawan, Senin (17/8).

Dia menyampaikan, bangsa Indonesia harus siap menghadapi persaingan dunia. Sebagai negara dengan Sumber Daya Alam (SDA) kuat, didukung lautan luas dan alam yang bagus, Indonesia harus bisa dipandang oleh dunia internasional.

“Generasi berikutnya ini harus kita pacu, kita picu supaya mereka punya jiwa atau rasa nasionalisme yang tumbuh. Mereka lahir dan besar dimanapun akan kembali ke tanah air, negara ini,” imbuhnya.

Trenggono menyebut, Kemenhan melalui Program Bela Negara akan terus menyadarkan masyarakat, terutama para milenial untuk bangga sebagai orang Indonesia. Dengan begitu, warga bisa bangsa lahir dan memiliki adat istiadat sebagai bangsa Indonesia.

“Ini filosofi dari Program Bela Negara itu. Kita jangan kalah dengan Korea Selatan yang mampu mengguncang dunia melalui budaya K-Pop, jika dilihat dari sudut pertahanan, itu cara mereka melalui industri kreatifnya mempengaruhi dunia,” jelasnya.

Komentar

Loading...