Singkirkan MU, Pelatih Sevilla Julen Lopetegui: Kami Menderita, tapi Pantas ke Final

Senin, 17 Agustus 2020 06:11

Julen Lopetegui dan ofisial Sevilla lainnya merayakan kemenangan mereka atas MU/Martin Meissner/AFP/Getty Images

FAJAR.CO.ID, COLOGNA—Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui sangat bahagia dengan sukses anak asuhnya melenggang ke babak final Liga Europa. Menurutnya, ia bangga dengan perjuangan yang dilakukan timnya menghadapi Manchester United.

“Ini adalah upaya tim. Jika Anda mengalahkan tim seperti Man United di semifinal, Anda harus melakukannya sebagai satu kesatuan. Itulah yang kami lakukan malam ini. Saya sangat bangga dengan tim saya,” katanya dikutip dari situs resmi UEFA.

“Saya merasa seperti telah dipeluk oleh kegembiraan. Kami tahu apa yang telah dialami tim ini, termasuk hari ini, dan kami memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap intensitas seperti itu,” lanjut eks pelatih Real Madrid tersebut.

Menurut Lopetegui, anak asuhnya pantas dengan hasil ini meski MU memaksa kiper mereka beberapa kali melakukan penyelamatan luar biasa. “Penjaga gawang kami menunjukkan performa yang bagus. Pada akhirnya, kami pantas mencapai final. Kami menunggu kedatangan De Jong dan kami memanfaatkannya. Bounou di babak kedua sangat penting bagi kami,” jelasnya.

“Kami senang tentu saja. Ini pertandingan yang sulit dan kami harus banyak menderita di babak kedua. Tapi setelah itu, kami memiliki keseimbangan dalam pertandingan. Semua tim tampil bagus. Melawan United Anda harus sangat menderita dan kami melakukannya. Persatuan adalah tim yang sangat besar yang memainkan sepak bola bagus,” tandasnya.

Dalam pertandingan ini, Manchester United mencetak gol cepat melalui titik penalti. Wasit asal Jerman, Felix Brych menunjuk titik putih di menit ke-7 setelah Diego Carlos melakukan pelanggaran terhadap Marcus Rashford. Bruno Fernandes yang maju menjadi algojo pada menit ke-9 dengan mudah menaklukkan kiper Yassine Bounou.

Sevilla bangkit dan menyamakan keunggulan di menit ke-26. Menerima bola dari Sergio Reguilon di dalam kotak penalti, Suso menaklukkan David de Gea lewat tendangan kerasnya. Meski tercipta beberapa peluang lagi, skor 2-1 ini bertahan hingga turun minum.

Kembali dari ruang ganti, MU tampil begitu dominan. Berkali-kali mereka mampu mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti. Akan tetapi, kiper Yassine Bounou tampil begitu luar biasa dan mampu menggagalkan usaha Anthony Martial dan kawan-kawan.

Setelah gagal memanfaatkan peluang mereka, MU dihukum dengan kesalahan barisan pertahanan mereka di menit ke-78. Diawali umpan silang Jesus Navas, pemain pengganti, Luuk de Jong lolos dari pengawalan dua bek MU. Dengan mudah, bola yang jatuh di depan gawang diceploskan striker Belanda tersebut.

Kendati MU coba mengurung di sisa pertandingan, Sevilla bertahan dengan sangat baik. Skor 2-1 ini pun menjadi hasil akhir pertandingan dan Sevilla yang merupakan kolektor gelar terbanyak kembali akan manggung di final menghadapi pemenang laga semifinal lainnya yang mempertemukan Inter Milan dan Shakhtar Donetsk. Sementara bagi MU, hasil ini membuat mereka kembali tanpa gelar. (amr)

Komentar


VIDEO TERKINI