Ancam Istri dengan Pisau karena Tak Diberi Uang, Hendra Supena Malah Meninggal

Ilustrasi garis polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA SELATAN — Perempuan inisial RK (35) melakukan penganiayaan berat kepada suaminya, Hendra Supena. Hendra Supena meninggal dunia setelah tertusuk pisau dapur.

“Awalnya suami minta uang kepada istrinya, istrinya marah, cekcok, suaminya mukul istri,” kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo di Jakarta, Senin (17/8).

RK ditangkap oleh Polsek Mampang Prapatan dalam kurang waktu dari 24 jam pascakejadian pertengkaran suami istri itu.

Keributan dalam rumah tangga tersebut terjadi Minggu (16/8) pukul 09.00 WIB, bertempat di kontrakan jalan Bangka VIIIC, RT 013/RW 12, Kelurahan Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan.

Saat itu, korban Hendra Supena meminta uang kepada istrinya sebesar Rp30 ribu yang biasanya digunakan untuk membeli rokok.

“Suaminya memang pengangguran, kerja serabutan, sering minta uang kepada istrinya,” kata Sujarwo.

RK tidak memenuhi keinginan suaminya lantaran sudah tidak bekerja lagi karena di-PHK akibat pandemi COVID-19. Perempuan beranak tiga tersebut sudah lima bulan mengganggur.

Sedangkan sang suami yang dinikahi secara siri, bekerja serabutan, kadang jadi juru parkir. “Ini kadang-kandang yang diduga mengakibatkan ekonominya tidak stabil, sering marah-marah suaminya,” kata Sujarwo.

Karena permintaannya tidak dipenuhi, suami pelaku marah dan terjadi pertengkaran. Pada saat pertengkaran terjadi Hendra membawa sebilah pisau dapur.

Korban memukul istrinya terlebih dahulu, lalu mengancam pelaku menggunakan pisau yang dibawanya. “Emang mukul duluan suaminya. Namun sebilah pisau udah dikuasai istrinya. Untuk pendalaman lagi kami harus lakukan pendalaman untuk memastikan motif-motif tersebut,” ujar Sujarwo.

Komentar

Loading...