Cerita Daniel Mananta yang Kecewa Batal Ikutan Jakcloth

Daniel Mananta. (Marieska Virdhani/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presenter Daniel Mananta menuai sukses dalam berbisnis label urban streetwear Damn! I Love Indonesia. Di masa pandemi Covid-19, pria yang juga dikenal sebagai aktor dan produser itu, ternyata juga mengalami kesulitan. Labelnya tak bisa ikut dalam bazaar brand pakaian lokal tahunan Jakcloth.

Menjadi moderator dalam Tokopedia Play Fest lewat kanal video streaming Tokopedia Play, Senin (17/8), Daniel sedikit bercerita tentang label busananya yang tetap bertahan di masa pandemi.

“Saya tahun lalu semangat banget ikutan Jakcloth. Penjualannya bagus saat itu. Habis itu saya inginnya ikut lagi, bahkan niatnya 2 kali,” katanya secara virtual.

“Habis itu ingin ikut lagi, niatnya sudah bikin set, bikin stage actnya, rekrut desainernya. Sebab ini kan ajang bazar brand lokal yang biasanya roadshow ke Indonesia. Tapi karena pandemi jadi berdampak banget,” ungkapnya kecewa.

Sementara itu, Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan bahwa keberanian, kegigihan dan harapan para pegiat usaha di Indonesia berkontribusi signifikan terhadap perekonomian.

“Kami sangat bersyukur karena walau pandemi memukul keras, seluruh mitra strategis, baik penjual, pembeli, pemerintah dan mitra strategis lainnya, berkolaborasi lebih gencar dalam membantu para pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM di tengah pandemi,” kata William.

Founder dan Owner Jakcloth Ucok Nasution menambahkan, pandemi Covid-19 memang membuat suasana kerumunan harus dihindari semua orang. Sebab sesuai protokol kesehatan, hal itu bisa mengurangi terjadinya penularan. situasi ini membuat penjualan produk pun berkurang.

Komentar

Loading...