Din Syamsuddin: Kalau Ada yang Mengacau dan Menghasut itu Bukan dari KAMI

Gatot Nurmantyo (tengah) saat menghadiri deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi. Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin, menyatakan deklarasi gerakan moral atas peristiwa hari ini, Selasa (18/8/2020), mesti bersih dari tindakan tidak mulia.

Din mengatakan salah satu tokoh KAMI mantan Panglima TNI Jend (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku siap bertanggungjawab atas terselenggaranya peristiwa hari ini.

“Jenderal Gatot Nurmantyo beliau bertanggungjawab atas peristiwa hari ini,” ucap Din di hadapan massa KAMI.

Namun, Din sekaligus menyatakan bahwa beban itu tidak dipikul sendirian oleh Gatot Nurmantyo.

“Tapi saya tidak hanya ingin beliau yang hanya bertanggungjawab, saya juga menyatakan bertanggungjawab,” ujarnya.

Din Syamsuddin, meminta kepada siapapun yang bergabung dalam gerakan KAMI untuk tidak terprovokasi terhadap upaya memecah belah bangsa.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu menyampaikan agar tidak ada yang mengotori awal dari gerakan yang bermanfaat ini.

“Saya pesankan betul acara yang mulia ini, acara yang baik ini alhamdulillah awal yang sukses jangan sampai ternoda, jangan sampai tercemari, kalau ada di mana saja, di jalan, nanti yang ingin menghasut, memprovokasi jangan diladeni,” ujarnya di Tugu Proklamasi, Selasa (18/8/2020).

Din juga menegaskan jika kelak ada oknum ataupun kelompok yang bergerak membuat kekacauan atas nama KAMI, maka menurutnya itu bukanlah bagian dari KAMI.

“Kalau ada yang mengacau itu bukan dari kami, kalau ada yang menghasut itu bukan dari kami,” tegasnya.

Komentar

Loading...