Gaji ASN Baru Dipotong Oknum Dinas Pendidikan, Inspektorat Bentuk Tim Pemeriksa

Kantor Inspektorat Pinrang. (IST)

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Inspektorat Kabupaten Pinrang berjanji serius mengusut oknum yang melakukan potongan gaji ASN yang tertinggal. Timnya telah dibentuk dan segera melakukan pemeriksaan.

Seperti diketahui, ASN 2018 yang sudah mulai menerima gaji tahun lalu, utamanya para pendidik (guru), mengalami potongan dari SK 80 persen gaji Mei 2019 lalu. Nominalnya berkisar Rp100-Rp300 ribu. Dipangkas di bendahara sekolah, sebagai setoran ke Dikbud.

Kepala Inspektorat Pinrang, Hairuddin Bakri, menegaskan, pihaknya telah membentuk tim untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang kemungkinan terkait dengan kasus pemotongan gaji tertinggal para ASN.

“Tim sudah terbentuk. Saya perintahkan anggota tindak lanjuti,” jelasnya, kemarin.

Tim yang dibentuk, kata dia, akan mencari informasi dengan detail soal kasus tersebut. Mulai dari bendahara sekolah, pejabat Dikbud terkait, serta para ASN yang merasa dirugikan akan dipanggil semua untuk pemeriksaan.

“Semua saya panggil. Jika ada yang menyangkal, kami panggilkan saksi,” tegasnya. (gsa/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...