KSAD TPNPB-OPM Henki Wanmang Tewas Disergap TNI-Polri, Jubir Sebby Sambom Bilang Begini

Ilustrasi anggota TNI (Dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Pasukan gabungan TNI dan Polri berhasil melakukan penyergapan ke markas kelompok kriminal bersenjata (KKB), sebutan pemerintah untuk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Papua.

Diwarnai baku tembak, seorang pimpinan KKB, Henki Wanmang, tewas dalam kejadian tersebut.

Selain itu, tiga pucuk senjata dan 381 butir amunisi disita dalam operasi yang total berlangsung selama tiga hari tersebut.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menuturkan, awalnya dilakukan operasi dengan pasukan dibagi tiga kelompok yang menyasar tiga markas KKB. Yakni, markas Kali Kopi Baru dan Lama serta markas Baru Amoko. “Operasi dimulai 13 Agustus,” jelasnya kemarin (17/8).

Barulah pada Minggu (16/8) ditemukan tiga markas tersebut dan terjadi baku tembak. Seorang KKB berhasil ditembak dalam operasi tersebut. ’’Setelahnya dilakukan penyisiran di lokasi yang menjadi markas, ditemukan jenazah atas nama Henki Wanmang,’’ tuturnya.

Dalam penggeledahan itu juga ditemukan 3 pucuk senjata api, 381 butir amunisi, 5 magasin, uang Rp22 juta, belasan telepon seluler, dan belasan senapan angin. ’’Peran Henki Wanmang ini cukup besar dalam KKB,’’ terangnya.

Henki Wanmang mengambil peran pimpinan KKB sebelum ada pergantian panglima baru. Selain itu, Henki-lah yang mengajak KKB masuk ke area PT Freeport Indonesia untuk melakukan aksi. ’’Sejumlah aksi penembakan di area Freeport dilakukan Henki,’’ terangnya.

Komentar

Loading...