Media Lawas Tak Tergantikan, Kandidat Lebih Percaya Konvensional Dibanding Medsos

Selasa, 18 Agustus 2020 13:48

ILUSTRASI. (int)

“Menariknya, kalau dimuat di koran. Itu bisa kita dibagikan ke Medsos. Namun, tentunya tidak sebaliknya,” tutupnya.

Kubu Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando juga mengakui pentingnya media konvensional dalam mendukung publikasi. Bakal calon bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Makassar ini menilai, media konvensional punya trust (kepercayaan) publik.

“Media mainstrem seperti koran sejauh ini belum tergantikan. Terlebih mengenai kepercayaan publik,” beber Juru Bicara Munafri Arifuddin (Appi), Fadli Noor.

Untuk melakukan sosialisasi pun demikian. Kata Fadli, media mainstrem itu tak usah diragukan tingkat kepercayaannya dan ini jauh berbeda bila di medsos.

“Namun, tentunya harus ada konvergensi di antara keduanya. Dan itu harus bisa kita manfaatkan semua. Tetapi dengan bijak,” bebernya.

Sementara bagi bakal calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, menilai medsos dan media konvensional akan menjadi dua media yang akan terus dimanfaatkan. Apalagi, ada larangan mengumpulkan orang karena pandemi.

Medsos menurut pria yang akrab disapa Deng Ical ini memiliki jangkaun yang luas, utamanya generasi milenial yang tidak bisa lepas dari gawai mereka. Di sisi lain publikasi di media konvensional seperti televisi, dan media cetak juga penting, sebab ada segmen pemilih yang memperhatikan info di media tersebut.

Bagikan berita ini:
4
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar