Pencairan TPP Amburadul, Dewan Berikan Atensi

Wakil Ketua II DPRD Wajo Andi Senurdin Husaini Hasan.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Wajo amburadul. Banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum dibayarkan.

Wakil Ketua II DPRD Wajo mengatakan, banyak menerima keluhan sejumlah ASN terkait pencairan TPP pada triwulan kedua. Ada yang dibayarkan bulan April-Juni dan hanya April saja.

“Ada dinas yang tidak sama sekali dibayar pada triwulan kedua ini,” ujarnya, kemarin saat ditemui FAJAR.CO.ID di Gedung DPRD Wajo.

Tidak ketepatan pencairan TPP itu. Kata dia, perlu diperjelas oleh Pemkab Wajo. Agar tidak menimbulkan kegelisahan kepada ASN.

“Makanya itu akan menjadi antensi kita DPRD Wajo pada pembahasan anggaran perubahan dalam waktu dekat ini. Utang Pemkab di pokok tidak boleh ada yang tertinggal,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wajo, Armayani menyampaikan, dana TPP tahun ini mengalami pengurangan Rp17 miliar. Sebelumnya pagu dialokasikan Rp46 miliar lebih, tersisa Rp29 miliar.

Pengurangan tersebut dilakukan untuk penanganan Covid-19 sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2020. Sehingga dilakukan penyesuaian pendapatan, refocusing kegiatan dan rasionalisasi kegiatan 50 persen.

“Pengurangan dana TPP Rp17 miliar masuk pada penyesuaian pendapatan itu. TPP kan sumbernya dari Danau Alokasi Umum (DAU). Karena Covid-19. Maka dana TPP berkurang,” jelasnya, Kamis, 13 Agustus 2020.

Komentar

Loading...