Ribuan Narapidana Antre Jadi Relawan Vaksin Covid-19

HANYA SIMULASI: Petugas kesehatan menyutikkan vaksin kepada relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis (6/8). (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG) (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 1.080 warga binaan atau narapidana dari unit pelayanan teknis (UPT) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Provinsi Banten, siap menjadi relawan uji klinis.

Kesiapan narapidana menjadi relawan uji klinis vaksin disampaikan secara bersamaan dalam upacara pemberian remisi umum narapidana, dalam rangka peringatan HUT ke-75 RI di Lapas Kelas II A Cilegon, Senin (17/8) kemarin.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten, Andika Dwi Prasetya menyampaikan, momentum peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia mendorong rasa nasionalisme para warga binaan dan petugas pemasyarakatan, menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

Hal ini juga sebagai wujud rasa kemanusiaan terhadap kondisi bangsa Indonesia yang sedang menjalani perjuangan berat menghadapi Covid-19.

“Ini sekaligus menghapus stigma dimana orang yang berada di dalam penjara selamanya jahat, buruk dan tidak bisa berbuat baik. Mereka memang pernah khilaf dan berbuat salah. Tetapi mereka juga tetap memiliki nurani untuk berbuat baik dan untuk kemanusiaan, sesuatu yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh orang bebas di luar penjara,” kata Andika dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Baca juga: Selain Indonesia, Ini 4 Negara yang Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Menindaklanjuti kesediaan para relawan, lanjut Andika, pihaknya akan melakukan kordinasi dan meneruskannya kepada pihak terkait, agar niat mulia ini dapat terwujud dan vaksin untuk Covid-19

Komentar

Loading...