Sehari, 3 Orang Tewas di Gowa pada HUT Ke-75 RI

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, GOWA — Kasus kematian di Kabupaten Gowa pada HUT Kemerdekaan RI ke-75, Senin (17/8/2020), kemarin cukup mencengangkan. Dalam Sehari, ada tiga orang yang tewas di Butta Bersejarah ini.

Pertama pada pukul 02.00 Wita dini hari, pendaki di Gunung Bawakaraeng meninggal dunia. Namanya Wawan, 16 tahun. Dia mengembuskan napas terakhirnya diduga akibat hipotermia.

Kedua di pukul 11.00 Wita siang, ditemukan sesosok mayat laki-laki setengah telanjang di sekitar Sungai Jeneberang. Tak jauh dari lokasi Jembatan Kembar.

Namanya Ansar, 30 tahun. Diperkirakan mayat itu mengapung di atas air selama tiga hari, hingga membuat kulitnya terkelupas. Kasus ini masih diselidiki polisi.

Informasi terakhir pada pukul 15.00 Wita sore, seorang pendatang asal luar Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas akibat tenggelam di Bendungan Kampili, Kecamatan Pallangga.

Korban diketahui bernama Fabianus Kami, 27 tahun. Lelaki itu berdomisili di Jalan Mangka Daeng Bombong, Kelurahan Batang Kaluku, Kecamatan Somba Opu.

Saat dikonfirmasi soal kabar orang tenggelam itu, Kasi Humas Polsek Pallangga, Aipda Alamsyah membenarkan kejadian tersebut.

Namun, lokasi tenggelamnya korban bukan berada di wilayah hukumnya.

“Itu masuk wilayah Polsek Bontomarannu. Memang namanya Bendungan Kampili. Tapi terbagi dua. Sungainya itu masuk wilayah sana,” kata Aipda Alamsyah, Selasa (18/8/2020).

Awalnya dia mengira kasus tersebut masuk di wilayah hukumnya. Olehnya itu pihaknya langsung datang ke TKP.

Komentar

Loading...