Seribu Narapidana di Banten Daftar Jadi Relawan Vaksin Corona


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Covid-19 masih menjadi hantu menakutkan karena hingga kini belum ditemukan vaksin yang bisa menangkalnya.

Beberapa calon vaksin telah disetujui badan kesehatan dunia atau WHO untuk diuji cobakan. Diantaranya adalah vaksin hasil penelitian di China dari Sinovac Biotech, yang diuji di Indonesia. Saat ini vaksin Sinovac telah lolos uji klinis fase dua dan siap untuk pengujian fase tiga.

Uji klinis fase tiga bertujuan untuk melihat efikasi dan keamanan vaksin pada sekelompok besar orang. Karenanya, fase ini membutuhkan ribuan relawan yang siap disuntikkan vaksin kepada mereka.

Terkait relawan ini, Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah (Kanwil Kemenkumham) Banten menginisiasi melakukan penggalangan jajaran dan para narapidana di wilayah Kanwil Banten untuk menjadi relawan uji klinis vaksin.

Hasilnya melebihi ekspektasi yang diperkirakan. Tercatat sebanyak 1.080 warga binaan atau narapidana dari unit pelayanan teknis (UPT) Pemasyarakatan jajaran Kanwil Banten siap menjadi relawan uji klinis.

Kesiapan narapidana menjadi relawan uji klinis vaksin disampaikan secara bersamaan dalam upacara pemberian remisi umum narapidana dalam rangka peringatan HUT ke-75 RI di Lapas Kelas II A Cilegon, Senin (17/8).

Dihadapan Wagub Banten, Andika Hazrumy, dan juga Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Andika Dwi Prasetya, perwakilan narapidana relawan uji klinis vaksin menandatangani surat pernyataan kesediaan.

Komentar

Loading...