Singgung Pemimpin Zalim, Begini Doa Nunik Nugroho


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Koordinator Daerah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Magelang, Nunik Nugroho kembali mengutarakan kepedihan hatinya.

Honorer K2 tenaga administrasi yang telah mengabdi 26 tahun 2 bulan itu usianya kini 56 tahun. Ironisnya, hingga saat ini belum mendapatkan perhatian pemerintah.

Nunik baru bisa merasakan ikut tes CPNS pada 2013. Sayangnya, saat pengumuman dia kurang beruntung karena tidak lulus tes. Padahal, Nunik yakin mampu mengerjakan soal-soal tes CPNS 2013. Dia yakin lulus.

Sayangnya, hasil tesnya tidak dibuka secara transparan. Tahu-tahunya sudah keluar nama-nama yang lulus tanpa disebutkan nilainya.

Yang bikin Nunik ngenes, dari sekian nama muncul honorer K2 bodong. Tidak pernah bekerja tiba-tiba ikut tes dan lulus.

Alhasil, jatah honorer K2 dirampas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau ingat itu sakit hati saya. Andai saat itu dibuka transparan, saya yakin seluruh honorer K2 akan menerima hasilnya dengan legawa. Itu pula yang membuat kami sampai saat ini tetap berjuang mendapatkan hak-hak kami,” tutur Nunik kepada JPNN.com, Selasa (18/8).

Nunik mengaku setiap malamnya selalu berdoa agar Presiden Joko Widodo dibukakan pintu hatinya agar bisa melihat masalah honorer K2 tidak dengan kacamata kuda.

Doa itu tidak pernah putus, dan selalu dipanjatkan Nunik.

Komentar

Loading...