Soal KAMI, Kapitra Ampera: Patut Dicurigai Ini Adalah Gerakan Politik

Kapitra Ampera-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera, mempertanyakan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dimotori mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Kapitra menyebutkan, bila mengutip pernyataan Din Syamsuddin, KAMI adalah gerakan moral lintas profesi yang tergabung dalam satu tujuan untuk menyelamatkan bangsa.

Tentu, katanya, dalam konteks kenegaraan yang demokratis, partisipasi masyarakat dengan membentuk gerakan masyarakat adalah hal yang diperbolehkan.

“Namun, perlu untuk kita beri distingsi bedakan antara gerakan moral dan gerakan politik. Gerakan moral jelas memiliki tujuan sebagai bentuk penggunaan legitimasi etis masyarakat untuk kebaikan negara,” ucap Kapitra dalam keterangan tertulisnya yang diterima jpnn.com, Selasa (18/8).

Bagi pria kelahiran Padang, Sumatera Barat ini, gerakan politik sebagaimana yang dilakukan KAMI merupakan gerakan yang hadir karena kekalahan dalam kontestasi politik, dan berusaha untuk memiliki kekuasaan dalam politik.

Akan tetapi, lanjutnya, mereka tidak berani melalui sistem demokrasi dan pemisahan kekuasaan (separation of power) yaitu melalui check and balances antara eksekutif legislatif.

“Dan patut dicurigai bahwa gerakan ini adalah gerakan politik semata bukan gerakan untuk menyelamatkan Indonesia,” tegas mantan pengacara Habib Rizieq Shihab ini.

Terlebih lagi, lanjut Kapitra, aktor-aktor dalam gerakan KAMI sangat-sangat familiar dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka bukanlah orang lama. Namun pada pesta demokrasi 2019 ikut menjadi tokoh yang berseberangan dan selalu mendiskreditkan Jokowi.”Gerakan ini adalah gerakan yang sejak semula kita (Kapitra Ampred, red) tahu telah ada. Namun dengan cover baru dan terinstitutionalisasi,” ucapnya.

Komentar

Loading...