Diserbu Warga… Peminat Uang Baru Edisi Kemerdekaan Harus Menunggu Bulan Depan

Uang baru edisi HUT Kemerdekaan ke-75 RI.

FAJAR.CO.ID — Uang baru edisi khusus kemerdekaan ke-75 RI disambut antusias masyarakat. Hanya sehari jelang launching, registrasi untuk penukaran di Bank Indonesia (BI) Sulsel sudah tertutup Agustus ini.

Artinya bagi masyarakat yang juga ingin ikut menukar uang edisi khusus ini harus menunggu. Setidaknya akan dijadwalkan untuk penukaran September mendatang.

“Kita hanya melayani 150 bilyet (lembar) per harinya. Dengan masing-masing satu bilyet untuk satu peserta,” kata Asisten Manager BI Sulsel, Tubagus Hairul Amir, pada konferensi pers virtual.

Nah, untuk penukaran perdana kemarin, Selasa, 18 Agustus, Hairul menyebutkan, telah ada 149 peserta menukarkan uang khusus ini. Satu sisanya batal tanpa ada pemberitahuan dari peserta bersangkutan.

“Kita batasi penukarannya per harinya sesuai protokol kesehatan Covid-19,” paparnya.Dari total 75 juta bilyet yang dicetak secara nasional, Sulsel kebagian 1,9 juta bilyet. Angka ini diyakini cukup memenuhi permintaan penukaran masyarakat yang cukup tinggi.

“Kami sebetulnya selalu buka koneksi dengan pusat terkait peredarannya, sehingga tidak ada kekhawatiran uang (khusus) ini tidak cukup,” yakin Deputi Direktur BI Sulsel, Ali Afthan.

Kepala Grup Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi BI Sulsel, Iwan Setiawan menjelaskan, uang kertas edisi khusus Kemerdekaan ke-75 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menyampaikan berbagai kemajuan Indonesia.

“Sekaligus simbol kebangkitan dan optimisme dalam menghadapi tantangan termasuk dampak pandemi Covid-19 guna melanjutkan pembangunan bangsa menyongsong masa depan Indonesia Maju,” sebutnya. (tam/iad)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...