Menteri Bintang : Penyelesaian Kasus Perempuan dan Anak Butuh Konsep Kuat dari Hulu Hingga Hilir


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga memberikan apresiasi atas terbentuknya layanan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak pertama di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar. PPT Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar diinisiasi sejak 2017 oleh Kepala Rumah Sakit Labuang Baji sebagai upaya pemenuhan hak bagi korban kekerasan pada perempuan dan anak.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada pihak Rumah Sakit Labuang Baji Makassar yang sudah mempersiapkan dengan baik Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) untuk mendampingi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mudah-mudahan dengan adanya PPT ini membantu kasus-kasus kekerasan dapat tertangani dengan baik,” ujar Menteri Bintang usai meresmikan PPT Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar yang didampingi oleh Istri Gubernur Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F. Nurdin, Selasa (18/8).

Menteri Bintang juga mengingatkan pentingnya perhatian seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah daerah sebagai ujung tombak untuk memutus kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terutama di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kalau bicara kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, hal ini pekerjaan rumah kita bersama, menyelesaikan dengan konsep dari hulu hingga ke hilir. Saya memberikan apresiasi terhadap kebijakan pimpinan daerah dalam hal ini Gubernur Sulawesi Selatan beserta seluruh jajaran yang juga dibantu oleh ketua tim penggerak PKK yang telah memberikan perhatian yang besar terhadap pemberdayaan perempuan, perlindungan, dan pendampingan anak di Sulsel,” ungkap Menteri Bintang.

Komentar

Loading...