Mulyono Merdeka


Oleh: Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID– Jarang pengusaha punya mimpi seperti ini: “Umur 45 tahun sudah harus tidak punya hutang.” Mimpi itu sedikit meleset. Tapi yang penting tercapai. Hanya meleset 2 tahun. Kini ia sudah tidak punya hutang sama sekali.

Nama orang merdeka ini hanya satu kata: Mulyono. Ia orang Gemolong, Sragen, Jateng. Hutang terakhirnya: Rp 40 miliar. Yakni hutang ke BRI di daerahnya: Sragen.

Setelah tidak punya hutang itu bisnis Mulyono kian cepat berkembang. “Setelah tidak punya hutang pikiran lebih kreatif,” ujar Mulyono.

Bisnis lamanya masih terus berkembang. Bisnis barunya terus saja lahir. Tanpa modal dari bank lagi. Yang terbaru adalah: Mulyono beternak belatung!

Binatang ulat kecil yang dulu dianggap menjijikkan itu justru ternyata menjadi sumber protein yang terbaik.

Sebelum berternak belatung itu Mulyono beternak lalat. Lalat sungguhan. Lahan ternak lalatnya saja 6.000 m2. Masih pula akan terus diperluas.

Ternak lalat itu dia lakukan untuk mendapatkan telur lalat. Telur lalat itulah yang dia tebar di sampah yang dia kumpulkan dari pasar-pasar.

Ia sangat senang mendapat sampah pasar buah. Buah busuk itu subur sekali untuk ditaburi telur lalat. Agar telur lalat itu menjadi belatung.

Sebelum beternak lalat itu, Mulyono beternak cacing. Sukses besar pula. Sampai bisa ekspor. Cacing ternyata juga sumber protein yang luar biasa bagusnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar