Orang Tua Histeris, Sang Anak Tewas Gantung Diri dalam Kamar

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Dua hari pasca HUT RI ke-75 di Kabupaten Gowa. Sirajuddin alias Sira ditemukan dalam keadaan mulut menganga.

Juga ada seutas tali yang melilit di lehernya. Tali itu diikat erat-erat di atas rangka rumah milik warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo.

Nahas. Pria berusia 25 tahun meninggal mengenaskan. Dia nekat gantung diri di dalam kamarnya.

Mayat Sirajuddin pertama kali dilihat oleh orang tuanya sendiri, Syahrir Daeng Nangga. Hatinya teriris bahkan histeris melihat anaknya yang sudah tewas, Selasa siang (18/8/2020) kemarin.

“Iya memang benar kemarin kejadiannya. Dia gantung diri di kamarnya,” kata Camat Bontonompo, Wahyudin, Rabu (19/8/2020).

Senada, Kapolsek Bontonompo, AKP Syahrir membenarkan kejadian di wilayah hukumnya itu. Mayatnya ditemukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Berawal saat ayah korban melihat lampu di kamar anaknya itu yang tidak menyala. Padahal hari sudah malam.

Saat jarum jam mengarah pukul 18.40 Wita, Syahrir pun memanggil anaknya itu dari luar kamar. Namun sayang, tak digubris sama sekali.

“Sira! Sira!,” teriak Syahrir kepada anak kesayangannya itu.

Lama tak terdengar dari dalam kamar, Syahrir pun mendobrak pintu. Setelah terbuka, ternyata dia menemukan anaknya yang telah meninggal dunia.

“Korban dalam keadaan gantung diri menggunakan tali ikat pinggang, yang diikat pada balok plafon kamar korban,” kata AKP Syachrir.

Komentar

Loading...