Tunggu Vaksin Covid-19 Tersedia, Siapkan Jarum Suntik untuk Imunisasi Massal

HANYA SIMULASI: Petugas kesehatan menyutikkan vaksin kepada relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis (6/8). (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG/JPG)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Indonesia sedang mengembangkan vaksin untuk virus Korona, Sinovac yang saat ini sedang diuji klinis tahap 3. Sambil menunggu uji klinis vaksin selesai dan siap diproduksi massal, maka jarum suntik untuk mengimunisasi massal pun harus siap.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan saat ini perusahaan BUMN Indo Farma telah mampu produksi 100 juta jarum suntik pada tahun ini. Tahun depan ditargetkan bisa meningkat mencapai lebih dari 300 juta jarum suntik.

“Target tahun depan 300 juta jarum suntik. Kemampuan Indonesia untuk jarum suntik bisa diproduksi dalam negeri,” kata Wiku dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa (18/8).

Wiku juga menjelaskan berbagai upaya paralel pengembangan vaksin Covid-19. Ada beberapa kandidat vaksin di antaranya, yang dilakukan konsorsium oleh Lembaga Eijkman, disebut sebagai Vaksin Merah Putih. Adalah kerja sama Eijkman dan BioFarma.

“Diharapkan, dengan pengembangan ini maka Indonesia memiliki vaksin sendiri,” kata Wiku.

Kolaborasi juga dilakukan secara internasonal yang dilakukan institusi Indonesia. Antara Bio Farma dan Sinovac sedang dilakukan uji klinis fase 3.

Kalbe Farma dan Genexine, perusahaan bioteknologi Korea Selatan juga sedajg mengembangkan vaksin. Genexine mengembangkan vaksin dan akan melakukan uji klinis fase 2 di akhir tahun ini. Lalu Kimia Farma sedang lakukan penjajakan dengan Group42 atau G42 perusahaan teknologi UEA dan Sinopharm untuk lakukan pengadaan kandidat vaksin yang sudah uji klinis 1 dan 2.

Komentar

Loading...