BKD Ingatkan Calon Kepala Daerah Segera Menyetor Surat Pengunduran Diri

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID MAKASSAR– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Imran Jausi mengatakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengikuti kontes politik pada Desember mendatang, segera mengumpulkan surat pengunduran diri dengan batas waktu yang telah ditetapkan yaitu pada 4 September 2020.

“Kalau kita lihat regulasinya paling lambat sejak mendaftar tanggal 4 sampai 6 September jadi paling tanggal 4 lah surat pengunduran,” ucap Imran

Sebelumnya diketahui, bagi ASN yang akan mendaftarkan diri untuk menjadi calon kepala daerah, harus mundur dari jabatannya.

Pengunduran diri itu dilakukan pada saat yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketentuan soal kewajiban ASN mengundurkan diri dari jabatannya, tertuang dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Pasal 7 Ayat (2) huruf t menyebutkan, calon gubernur dan calon wakil gubernur, calon bupati dan calon wakil bupati, serta calon wali kota dan calon wakil wali kota harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai TNI, kepolisian dan PNS atau kepala desa atau sebutan lain sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta pemilihan.

“Kalau menurut aturan yang ada, beliau (calon kepala daerah) akan menyurat ke pembina kepegawaian (Gubernur) melalui sekertaris daerah, nanti setelah itu kami yang di BKD menindak lanjuti atas disposisi pimpinan akan memproses,” tuturnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...