Ferdinand Hutahaean: Din Syamsuddin Cs Harus Minta Maaf ke Palestina

Duta Besar Palestina, Zuhair Al-Shun (masker hijau) saat hadir di deklarasi KAMI. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin, didesak meminta maaf ke pihak Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. Sebab, Din Syamsuddin telah mengundang Zuhair ikut serta mendeklarasikan KAMI.

“Din harus minta maaf ke Palestina,” demikian ditegaskan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dikutip akun twitternya @ferdinandHaean3.

Di mengatakan bahwa kehadiran Dubes Palestina di acara KAMI bisa berdampak buruk bagi hubungan antara Palestina – Indonesia yang selama ini terjalin baik.

“Selain merugikan hubungan diplomatik Palestina – Indonesia, Palestina juga akan dicurigai sebagai negara yang usil urusan dalm negeri orang lain. Padahal Palestina Negara yang baik persahabatan, tapi Din Syamsuddin telah menjerumuskan Palestina keada stigma negatif,” ucap Ferdinand.

Dia menilai, kehadiran bisa dianggap sebagai negara yang mendukung upaya-upaya makar di Indonesia.

“Menurut saya justru keterlibatan atau hadirnya Dubes Palestina justru membahayakan nasib Palestina sendiri karena bisa dianggap oleh negara bahwa Palestina mendukung upaya-upaya gerakan menjurus makar.” Ujar Ferdinand.

Sebelumnya, Zuhair Al-Shun terpantau mengikuti acara deklarasi KAMIyang berlangsung di tugu proklamasi Jakarta, pada Selasa (18/8) kemarin.

Kehadiran Zuhair ditanggapi ramai oleh pengguna twitter. Pihak Dubes akhirnya angkat bicara. Melalui surat klarifikasinya, Dubes Palestina menjelaskan bahwa kehadiran Zuhair atas undangan Din Syamsuddin selaku Ketua Persatuan Persahabatan Indonesia Palestina.

Komentar

Loading...