Happy Hipoxia, Ini Gejala Baru Dialami Pasien Positif Covid-19

ILUSTRASI. Untuk mengobati pasien Covid-19, tenaga medis menggunakan beberapa kombinasi obat sesuai dengan pengobatan standar kasus ringan, sedang, dan berat. (ANTONOV/AFP)

FAJAR.CO.ID, BANYUMAS – Pasien terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyumas hingga saat ini tercatat sebanyak tujuh orang.

Hal itu dikatakan Bupati Banyumas Achmad Husein. Tiga pasien terakhir yang meninggal dunia disebut tidak memiliki gejala seperti orang yang terinfeksi Covid-19.

“Kalau saya komunikasikan dengan dokter paru-paru, namanya adalah happy hypoxia,” kata Husein, Rabu (19/8) kepada Radar Banyumas.

Happy hypoxia, katanya, merupakan gejala baru. Para penderita Covid-19 tidak merasakan gejala seperti pada umumnya.

“Orangnya kelihatannya gembira-gembira saja, enggak ada batuk, pilek, panas, tetapi saturasi oksigen yang ada di dalam darah ini lama-lama turun,” ungkap Husein.

Husein mengatakan, saturasi oksigen yang normal di atas angka 90 persen. “Ini (orang yang mengalami happy hypoxia) turun di bawah 90, turun, turun, turun 80, sampai kemudian 75. Kalau sudah begitu (orangnya) langsung ngos-ngosan dan tidak sadarkan diri,” jelas Husein.

Menurut Husein, masyarakat harus mengetahui dan memahami gejala baru tersebut, sehingga tidak menyebabkan korban yang lebih banyak.

Jadi orang yang kelihatannya sehat-sehat saja, tapi kalau saturasi oksigen semakin lama semakin turun, ini indikasi, harus diperhatikan,” pungkasnya. (ali/fin/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...