Kasus Positif Covid-19 Dekati 150 Ribu, Mardani Ali Sera: Banyak Langkah Pemerintah yang Blunder

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kasus positif virus corona di Indonesia sudah hampir menyentuh angka 150 ribu. Tercatat hingga Rabu (19/8/2020) angka positif sudah mencapai 144.945 orang.

Hingga kini, belum ada langka kongkrit dari pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19 termasuk dampak ekonomi-sosial yang diakibatkannya.

Politikus PKS, Mardani Ali Sera mengatakan pemerintah perlu sadar bahwa masalah ini semakin menjadi bom waktu jika tidak ditangani secara sungguh2-sungguh.

“Dalam beberapa kesempatan, pak @jokowi menyatakan hati-hati dalam menghadapi gelombang kedua Covid-19. Ironi mengingat puncak gelombang pertama belum kita ketahui jika melihat grafik kasus positif Covid-19 yg selalu meningkat,” kata Mardani di akun Twitternya, Kamis (20/8/2020).

Menurutnya, meski terlambat, langkah mencegah persebaran mesti menjadi fokus. Terapkan 3T; Test, Tracing, Treatment. Kemudian diiringi dengan peraturan yang memaksa protokol kesehatan agar dipatuhi warga.

“Covid-19 tidak hanya berbicara mengenai kesehatan individu, tapi kesehatan masyarakat dan bangsa. Jika kasus terus meningkat tapi fasilitas layanan kesehatan tidak bertambah, kapasitas bisa membludak dan petugas kesehatan kita bisa kewalahan. Tanpa langkah preventif yang masif & terukur, jelas ini seperti pembiaran,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Mardani membeberkan data jumlah dokter Indonesia terendah kedua di Asia Tenggara yakni 0,4 dokter per 1.000 penduduk. Secara tidak langsung, kita hanya punya 4 dokter yang melayani 10 ribu penduduk. Jauh lebih rendah dari Singapura yang mempunyai 2 dokter per 1.000 penduduk.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...