Tawuran Masif di Makassar, Kombes Pol Didik Agung: Pelaku Anak Sekolah yang Lagi Mencari Jati Diri

Dir Reskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi tawuran masih marak di Kota Makassar. Tak jarang pelakunya adalah remaja yang masih di bawah umur.

Selain menyerang sebuah kelompok yang menjadi lawannya, mereka juga tak segan menyerang pengendara atau warga, tanpa dilatari masalah apapun.

“(Rata-rata) mereka itu masih sekolah dan cari jati diri karena tingkat perkembangan orang. Motif biasanya itu. Jati diri yang salah,” kata Dir Reskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, Kamis (20/8/2020).

Setelah menyerang dengan melontarkan anak panah atau busur ke arah orang lain, Didik mengaku heran dengan sensasi yang mereka dapatkan usai melakukan itu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan, menyebut, aksi saling serang terjadi akibat maraknya berita bohong (hoaks) yang beredar di kalangan remaja.

“Tawuran ini terjadi akibat berita hoaks itu. Katanya diserang, ternyata tidak,” katanya, Rabu (12/8/2020).

Perwira menengah (Pamen) berpangkat tiga melati ini beberapa kali telah menerjunkan Bhabinkamtibmas dan warga untuk bersama-sama mencegah peristiwa itu terjadi.

Justru di luar dugaan. Aksi saling serang pecah pada waktu yang tak terduga.

“Tawuran pecah, sudah beberapa kali menyampaikan ke warga, Bhabinkamtibmas. Termasuk saya yang turun,” jelas Yudhi. (Ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...