Belasan Nakes Positif Covid-19, RSUD Lamaddukkelleng Ditutup Sepekan

Ilustrasi virus Covid-19 (Nexu Science)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pelayanan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang ditutup sementara. Itu setelah belasan tenaga kesehatan (nakes) terpapar Covid-19.

Kabid Humas Diskominfo Wajo, Supardi, membenarkan penambahan kasus Covid-19 di Wajo. Jumlahnya sebanyak 18 orang. Itu hasil tracking dari kasus sebelumnya.

“Semuanya dari tenaga kesehatan di RSUD Lamaddukkelleng. 13 dokter dan 5 perawat sudah terkonfirmas positif dari hasil swab tes,” ujarnya.

Akibat kondisi itu, kata Supardi, RSUD Lamaddukkelleng yang berlokasi di Amessangeng Kecamatan Tempe itu ditutup total. Tak ada pelayanan satu pun.

“Pak Bupati sudah perintahkan untuk ditutup sementara. Kemungkinan hingga seminggu kedepannya. Dinas Kesehatan sudah melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di ruangan dan peralatan kesehatan,” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Wajo, dr Sitti Ramlah menyebutkan, para Nakes yang terpapar tersebut sudah di rujuk ke Kota Makassar mendapatkan perawatan.

“Dokter internsip yang banyak positif. Bukan semuanya dari RS,” jelasnya.

Sehingga, untuk sementara layanan UGD 24 jam dan rawat inap dimaksimalkan di Puskesmas Salewangan dan Tempe yang ada di Kecamatan Tempe. Bagi pasien yang harus mendapatkan penanganan lebih, dirujuk ke RSUD Siwa Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua.

“Kami juga berikan rujukan ke RS kabupaten tetangga, seperti Sidrap, Bone, dan Soppeng,” kuncinya. (man)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...