Blogger Ini Menikah dengan Mahar Google Adsense dan Hosting

Blogger Ini Menikah dengan Mahar Google Adsense dan Hosting

FAJAR.CO.ID — Halfi Candra Birawa sudah memantapkan diri menjadi blogger. Dia bahkan rela putus kuliah demi menekuni pekerjaan itu. Hingga menikahi pujaan hatinya pun mahar yang diberikan adalah Google Adsense dan Hosting.

Halfi Candra Birawa berada di rumah sang istri di Jalan Joyoboyo, Dusun Ngetrep, Desa Padangan, Kecamatan Kayenkidul ketika wartawan koran ini ke sana (16/8) sekitar pukul 09.00. Pemuda 25 tahun yang belum sebulan menikah tersebut tampak santai mengenakan kaus kasual bercelana pendek.

Melihat ada tamu, ia menyambut ramah. “Silakan duduk Mbak, saya Candra,” sapa pria asli Desa/Kecamatan Kunjang ini.

Pagi itu, Candra sendirian bersama ibu mertuanya. Sang istri, Mufidatul Khairiyah, 23, sedang berada di sekolah. Fida bekerja sebagai guru PAUD di desanya.

Pernikahan pasangan Candra dan Fida sempat menarik perhatian khalayak. Bahkan sampai ke akun gosip di instagram dan berita online nasional. Itu karena pernikahannya terbilang unik. Candra membayar mahar atau mas kawin yang tak biasa. Dia memberi Google Adsense senilai $ 200 USD dan Hosting Unlimited untuk istrinya.

Pengertian hosting atau web hosting adalah sebuah tempat di mana file dan data yang diperlukan website disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet. File website yang disimpan pada hosting itu berupa video, gambar, email, script, aplikasi dan database.

Candra adalah seorang full time blogger. Sosoknya sederhana. Sambil menemui Jawa Pos radar Kediri, ia mengetik di keyboard laptopnya dengan cepat. “Pekerjaan saya tidak terikat waktu dan tempat. Ini cerita saya sambi ngetik ya,” tuturnya.

Di telinga para blogger, nama Candra sudah tidak asing. Dia sudah lama menyelami dunia blogging. “Saya mengenal blog sejak 2013,” ujarnya.

Sejak kecil Candra menyukai dunia tulis menulis. Saat masih siswa madrasah tsanawiyah (MTs), ia mulai mengenal blog. Namun belum menekuni. Setelah lulus madrasah aliyah, barulah Candra memutuskan meneruskan ke jenjang perkuliahan pada 2015.

Keputusannya sempat ditentang keluarga. Ini karena ia memilih kuliah di Jakarta dengan program studi filsafat. “Pas itu ya sempat dilarang orang tua, kok kuliah jauh sekali,” kenangnya.

Meski begitu, Candra dapat meyakinkan orang tuanya hingga diizinkan. Hanya saja, untuk biaya kuliah ia mencari nafkah sendiri. Hal itu dibarengi dengan menulis blog.Hingga pada 2016, Candra belajar programming untuk menunjang hobinya sebagai blogger. Dia mendirikan komunitas blogger di Jakarta dan menjadi anggota cyber dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. “Dulu sempat ikut Anies-Sandi juga,” ujarnya mengingat masa lampau.

Karena terlalu menggeluti dunia blogging, Candra memutuskan berhenti kuliah. Ketika itu ia memasuki semester 5. “Ya mau gimana lagi soalnya sudah terlalu larut sama dunia blogger,” imbuhnya.

Candra lalu memutuskan pulang kampung di Kunjang pada 2018. Pada 2019 ia diterima bekerja di Surabaya dan berkenalan dengan Fida. Tak butuh waktu lama, hatinya terpikat pada guru PAUD ini. Sehingga pada awal tahun 2020 ia melamar Fida. “Saya ketemu istri saya ini sudah langsung cocok,” jelasnya.

Keduanya merencanakan pernikahan pada Mei. Namun karena pandemi korona, mereka harus menjadwal ulang. Proses menikahi Fida cukup rumit. Karena sejak awal Candra sudah berinisiatif memberikan mahar berupa Google Adsense dan Hosting. Dia mencoba meyakinkan orang tua Fida bahwa pekerjaannya sebagai blogger mampu untuk menghidupi anak gadis satu-satunya tersebut.

“Awalnya sempat ragu juga ibunya, tapi saya tetap meyakinkan kalau saya bisa menafkahi,” jelasnya. Padahal saat itu Candra berhenti dari pekerjaan tetapnya dan mulai menekuni blogging sepenuhnya.

Setelah mendapat restu, Candra pun mengajukan pernikahannya ke KUA. Dia mengajukan mahar Google Adsense $ 200 USD dan Hosting selama 3 tahun. “Waktu itu saya ya harus menjelaskan ke pihak KUA apa itu mahar yang saya ajukan, karena Google Adsense dan Hosting ini kan asing bagi orang awam,” paparnya.

Awalnya pihak KUA menolak mengenai mahar yang hanya berlaku 3 tahun. Karena mahar harus selamanya. Maka Candra pun mengubah hosting tersebut menjadi jenjang waktu yang tidak terbatas atau selamanya.

Mengenai alasan memberi mahar unik tersebut, Candra mengaku, karena mencintai pekerjaannya sebagai blogger. Dia ingin mengajak istrinya untuk merasakan dunia tulis menulis.

“Untuk hosting ini saya akan memandu istri saya hingga benar-benar bisa ngeblog,” ujarnya. Apalagi Fida adalah guru. Candra ingin istrinya memanfaatkan blog sebagai media belajar berbagi ilmu ke para siswa yang membutuhkan. (ndr)

(rk/baz/die/JPR)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...