Gde Siriana: KITA Terjebak Retorik Kekuasaan, Dikira KAMI Musuh

Jumat, 21 Agustus 2020 09:01

Gde Siriana

Sebelumnya, Kordinator KITA, Maman Imanulhaq menyatakan bahwa gerakan tersebut adalah gerakan moral dan kebudayaan.

Akan tetapi, mantan Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin ini menegaskan bahwa KITA bukan gerakan untuk menandingi KAMI.

“Bukan tandingan (KAMI). Tapi sebagai politik kesadaran,” katanya.

“Indonesia milik kita. Jangan terus menyulut dendam keterbelahan. Kita butuh kebersamaan,” tegas Maman.

Maman menyatakan, KAMI sangat menghormati langkah sejumlah tokoh yang mendeklarasikan KAMI.

“Tapi pembelahan opini di saat kita butuh bekerjasama menghadapi pandemi jelas mengganjal spirit kebangsaan kita”, ucap Maman.

Saat ini, kata Maman, kritik yang konstruktif dan argumentatif dibutuhkan agar pemerintah lebih serius menghadapi pandemik Covid-19.

Bukan kritik yang sentimen yang terkesan menyerang personal.

“KITA ingin para tokoh bangsa ini berjiwa negarawan, bukan yang haus kekuasaan,” tegasnya.

“Apapun motifnya, jiwa kenegarawanan para tokoh sangat diperlukan untuk Indonesia saat ini,” ujar Maman.

Karena itu, KITA berharap agar para tokoh bangsa memberi semangat persatuan dan gagasan kebangsaan yang lebih konstruktif.(rmol/ruh/pojoksatu)

Komentar


VIDEO TERKINI