Juru Kampanye, Bacawalkot Makassar Gandeng Tokoh Nasional dan Kontroversi

Ilustrasi kampanye

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai-partai pendukung mulai menyiapkan juru kampanye untuk Pilkada Makassar. Mulai menteri, artis, hingga tokoh-tokoh kontroversi akan diikutkan. Tujuannya agar maksimal menggaet pemilih.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad mengatakan, seorang juru kampanye harus punya pengaruh pada tingkat keterpilihan seseorang untuk menjadi kepala daerah.

Sosok juru kampanye nasional, tak boleh asal ditunjuk. Tetapi, harus mengerti apa yang dibutuhkan calon pemilih dan terpenting dikenal di daerah pemilihan tersebut.

“Apalagi kalau mau pilih jurkamnas. Harus benar-benar terpengaruh pada wilayah tersebut. Terus apa yang dia bahas. Jangan sampai hanya bahas isu nasional,” ujarnya, Kamis, 20 Agustus.

Pengamat politik Unhas, Sukri Tamma menambahkan, juru kampanye memang memiliki pengaruh meskipun belum ada ukuran seberapa efektif nantinya jika dilaksanakan di masa pandemi.

Hanya saja dirinya menyatakan ketokohan seperti sosok Syahrul Yasin Limpo punya pengaruh yang kuat sebab memiliki basis pendukung fanatik di Sulsel. “Tokoh sekelas SYL tentu punya efek,” bebernya.

Ketua DPD Nasdem Makassar, Andi Rachmatika menegaskan, sejumlah nama tengah digodok untuk dijadikan juru kampanye. Di antaranya Wakil Ketua Umum DPP Nasdem, Achmad Ali, Ketua Bidang OKK DPP Nasdem sekaligus Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse.

“Kami juga berencana mengundang Pak Rahmat Gobel (wakil ketua DPR RI), dan Pak Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian),” ucap perempuan yang akrab disapa Cicu ini.

Komentar

Loading...