Juru Kampanye, Bacawalkot Makassar Gandeng Tokoh Nasional dan Kontroversi

Jumat, 21 Agustus 2020 15:03

Ilustrasi kampanye

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai-partai pendukung mulai menyiapkan juru kampanye untuk Pilkada Makassar. Mulai menteri, artis, hingga tokoh-tokoh kontroversi akan diikutkan. Tujuannya agar maksimal menggaet pemilih.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad mengatakan, seorang juru kampanye harus punya pengaruh pada tingkat keterpilihan seseorang untuk menjadi kepala daerah.

Sosok juru kampanye nasional, tak boleh asal ditunjuk. Tetapi, harus mengerti apa yang dibutuhkan calon pemilih dan terpenting dikenal di daerah pemilihan tersebut.

“Apalagi kalau mau pilih jurkamnas. Harus benar-benar terpengaruh pada wilayah tersebut. Terus apa yang dia bahas. Jangan sampai hanya bahas isu nasional,” ujarnya, Kamis, 20 Agustus.

Pengamat politik Unhas, Sukri Tamma menambahkan, juru kampanye memang memiliki pengaruh meskipun belum ada ukuran seberapa efektif nantinya jika dilaksanakan di masa pandemi.

Hanya saja dirinya menyatakan ketokohan seperti sosok Syahrul Yasin Limpo punya pengaruh yang kuat sebab memiliki basis pendukung fanatik di Sulsel. “Tokoh sekelas SYL tentu punya efek,” bebernya.

Ketua DPD Nasdem Makassar, Andi Rachmatika menegaskan, sejumlah nama tengah digodok untuk dijadikan juru kampanye. Di antaranya Wakil Ketua Umum DPP Nasdem, Achmad Ali, Ketua Bidang OKK DPP Nasdem sekaligus Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse.

“Kami juga berencana mengundang Pak Rahmat Gobel (wakil ketua DPR RI), dan Pak Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian),” ucap perempuan yang akrab disapa Cicu ini.

Jubir Pemanangan DP-Fatmawati Partai Gerindra Makassar, Puspito Hargono menyatakan, sejauh ini belum menentukan juru kampanye nasional yang akan disiapkan untuk melakukan pemenangan terhadap pasangan DP-Fatma. “Masih disusun. Tentu tidak boleh sembarang, harus punya kharisma,” tegasnya.

Daya pikat dari politisi berlatar artis, akan dimanfaatkan PAN yang menjadi salah satu partai yang mendukung pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo (None)- Andi Zunnun Nurdin Halid.

Salah satunya sosok yang saat ini menjadi kontroversi. Mumtaz Rais, legislator Senayan yang berseteru dengan Wakil Ketua KPK, Wawawi Pomolango.

Wakil Ketua PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, membeberkan sejauh ini sudah ada sejumlah nama juru kampanye yang dipersiapkan untuk didaftarkan namanya di KPU.

“Salah satunya Pak Mumtaz Rais (anak Amien Rais). ” ucapnya.

Adapun influencer rencananya akan melibatkan ketokohan dari artis yang juga merupakan kader partai PAN. “Desi Ratnasari dan Eko Patrio,” bebernya.

Bakal Calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, terkait jurkam sepenuhnya ia serahkan ke partai pengusung. Siapa pun orangnya itulah yang dipilih.

“Untuk nama-namanya, sejauh ini masih disusun dan itu sepenuhnya pilihan partai,” ujarnya.

Ketua Bappilu DPC PDIP Makassar, Raisul Jais, membeberkan, sejauh ini untuk jurkamnas belum disusun. Sebab, masih harus melalui rapat kerja semua tim.

“Nama-nama belum bisa kami beberkan. Namun yang pasti salah satu Jurkamnas yang akan didaftarkan adalah Ketua DPD PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri,” ujarnya

Adapun partai barisan pendukung Munafri Arifuddin (Appi)- Abdul Rahman Bando akan mengandalkan tokoh-tokoh Sulsel yang kini ada di Demokrat baik sebagai anggota DPR RI, maupun pengurus di tingkat DPP.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar, Abdi Asmara menegaskan, pihaknya masih tahap menyiapkan untuk membantu deklarasi Munafri Arifuddin (Appi)- Abdul Rahman Bando. Adapun terkait usulan untuk juru kampanye nasional masih sementara berproses.

“Tokoh-tokoh Sulsel yang ada di Demokrat tentu menjadi juru kampanye. Sebut saja, Aliyah Mustika Ilham, beliau adalah kader Demokrat dari Sulsel. Termasuk jika memungkinkan kita libatkan Pak Ketum (AHY)” bebernya. (abd-sua/abg)

Bagikan berita ini:
6
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar