Kama Cappi Berulah dan Ancam Turunkan Begal, Kader Muhammadiyah Resmi Lapor Polisi

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gazali Abdul Rachman tak tinggal diam atas pemukulan terhadap dirinya oleh sekelompok preman di Jalan RA Kartini, Kota Makassar, Selasa (18/8/2020) kemarin.

Pengacara ini resmi melapor kejadian itu ke aparat Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Menurut dia, penganiayaan terhadap dirinya diduga dilakukan oleh kelompok preman anggota dari Ashari Setiawan atau biasa dikenal Kama Cappi.

Laporannya kini telah masuk dengan nomor register STTLP/244/VIII/2020/SPKT Polda Sulsel, yang ditandatangani oleh Kanit Siaga II SPKT, Briptu Andi Yahya pada 18 Agustus 2020.

Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar ini memasukkan laporannya dalam tindak pidana penganiayaan.

Rekan korban, Awang Darmawan, merasa prihatin dan membenarkan kejadian ini. Pihaknya pun memilih melapor ke polisi.

“Senior saya itu. Lagi istirahat di depan PN Makassar, justru dianiaya pelaku. Bibir robek dan dua giginya patah,” kata Awang, Jumat (21/8/2020).

Awang yang merupakan Ketua Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Makassar ini tak tega melihat rekannya dianiaya oleh pelaku yang dikenal sebagai residivis kejahatan di Makassar.

Dia pun berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku secepatnya, tanpa ampun.

Entah apa yang menyebabkan preman itu langsung membabi buta Gazali, yang saat itu hanya seorang diri sedang duduk di sekitar kantor PN Kota Makassar.

Komentar

Loading...