Kompetensi Tenaga Pendidik Sulsel Masih di Bawah Rata-rata Nasional

Peluncuran dan beda buku "Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi"

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Akademisi, Prof Muhammad Yunus menilai buku “Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi” menceritakan fakta-fakta lapangan yang telah melalui penelitian.

Diketahui penelitian dalam buku tersebut dilakukan oleh mantan Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Basri yang sekaligus merupakan penulis buku “Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi”.

Prof Muhammad Yunus dalam peluncuran buku di Gedung Graha Pena Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (21/8/2020) menggambarkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Sulsel yang masih minim dan belum merata.

Yunus menyebutkan kompetensi tenaga pendidik di Sulsel jauh berada di bawah nilai rata-rata nasional yakni 56 persen.

“Kalau di Sulsel kita cuma 53 persen dan yang paling mengkhawatirkan hanya 192 dari 1,6 juta guru di Indonesia yang memperoleh skor 90 dan itu tidak ada satu pun dari Sulsel,” ucapnya.

Rendahnya tingkat kompetensi tenaga pendidik, kata dia, salah satunya disebabkan lantaran kurangnya orang-orang yang berkompeten dalam menghasilkan sebuah produk atau kualitas dari guru itu sendiri.

“Bahan bakunya kurang bagus, orang yang tertarik menjadi guru masih dari kalangan bawah, misalnya SD kurang, SMP kurang, pas masuk SMA sudah susah dididik, itu karena bahan bakunya kurang,” jelasnya.

Ia juga mengaku minimnya literasi juga menjadi salah satu penyebab pendidikan di Sulsel cukup memprihatinkan. (Anti/fajar)

Komentar

Loading...