Nenek dan Ibu Sudah Diterungku, Polisi Buru Ayah dari Bayi yang Dibuang ke Kanal

TKP penemuan bayi di Kanal Sukaria. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus pembuangan bayi di Jalan Sukaria 18, Kota Makassar masih didalami oleh penyidik Reskrim Polsek Panakkukang. Diduga kuat aksi terlarang itu akibat hubungan gelap.

Subaedah, 20 tahun melahirkan seorang bayi laki-laki. Buah hatinya itu adalah hasil hubungan badannya dengan sang pacar yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

“Masih kita dalami dari keterangan ibu korban. Masih dalam pencarian (ayahnya),” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, Kamis (20/8/2020).

Diketahui, bayi malang itu dilahirkan dari janin Subaedah pada Jumat, (14/8/2020) pukul 23.00 Wita lalu. Tak terima kehadiran bayi itu, ibu kandung dari Subaedah, Daeng Cora, 55 tahun pun membuang cucunya itu ke sebuah kanal di Jalan Sukaria 18.

“Empat jam kemudian setelah lahir, Daeng Cora pun membuang cucunya yang dibungkus dengan sarung dan kantong plastik ke kanal itu pada malam hari,” tambah perwira dua balok ini.

Kemarin, hari Rabu (19/8/2020) pukul 19.00 Wita, Subaedah dan Daeng Cora pun ditangkap oleh aparat dari Polsek Panakkukang di rumahnya, Jalan Sukaria 13, Kota Makassar.

Ibu dan anak itu kini masih mendekam di balik jeruji besi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (ishak/fajar)

loading...

Komentar

Loading...