Oknum Polisi Peras Turis Dibully Netizen, Ini Kata ORI

Oknum anggota Polres Jembrana yang ada dalam video Style Kenji di YouTube yang saat ini viral karena diduga memeras turis Jepang Rp 1 juta. (dok.youtube)

FAJAR.CO.ID, BALI — Setelah Gubernur Bali Wayan Koster dibully oleh sebagian besar netizen di media sosial karena nyinyir akan kasus JRX SID, kini giliran oknum kepolisian yang menjadi bulan-bulanan warganet.

Seperti dalam kasus video pemerasan yang dilakukan oleh anggota kepolisian Jembrana dengan meminta uang kepada wisatawan Jepang senilai Rp 1 Juta karena lampu kendaraan turis tersebut mati.

Gerah dengan bullyan netizen, pihak Dirlantas Polda Bali mengaku akan bertindak cepat untuk membongkar kasus yang merusak instansi kepolisian Bali dimata masyarakat bahkan dunia.

Hal ini pun mendapat dukungan dari Ketua Ombudsman perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab saat dimintai pendapat oleh Radarbali.id terkait kejadian yang begitu viral di media sosial ini.

“Kami setuju dengan apa yang akan dilakukan oleh Dirlantas Polda Bali yang akan mengecek terlebih dahulu kasus ini karena sudah berlangsung lama ini,” ujar Umar, Kamis (20/8).

Meski kejadian ini lama jika dilihat dari tahun upload video, tetap harus segera dilakukan pemeriksaan dan jangan dibiarkan berlarut- larut.

“Kami berharap agar pengecekan itu tidak terlalu lama dilakukan demi menjaga kepercayaan publik dan integritas lembaga kepolisian, apalagi kasus ini telah viral dan melibatkan pihak wisatawan asing,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, tengah viral di media sosial Youtube seorang turis Jepang diduga diperas oleh oknum polisi di Bali.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...