Polda Sulsel Mulai Dalami Kasus Proyek Pembangunan RSUD Gowa

Dipantau Polda. Suasana gedung perawatan RSUD Syekh Yusuf Gowa, Rabu, 8 Juli. Polda Sulsel memantau proyek gedung berlantai 7 tersebut lantaran diduga bermasalah. (nurhadi/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dugaan korupsi pembangunan gedung RSUD Syekh Yusuf didalami. Penyidik Polda Sulsel mulai kumpulkan keterangan.

Kasubdit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Rosyid Hartanto, mengatakan, tim penyidik sudah siap. Saat ini, akan dilakukan pengambilan keterangan awal terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Syekh Yusuf.

“Tim penyidik sudah siap turun. Kami kumpulkan dulu keterangan,” kata Rosyid Hartanto, Kamis, 20 Agustus.

Semua pihak yang dianggap terlibat, akan dimintai keterangan. Baik PPK, pihak ketiga, dan sejumlah saksi-saksi lainnya. Semuanya segera dirampungkan.

Ketua Lingkar Advokasi Rakyat Sulsel, Hendrianto Jufri, mengatakan, kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Syekh Yusuf yang sedang bergulir di Polda Sulsel diharapkan diproses dengan profesional.

“Lantai empat dan lima seharusnya tuntas tahun lalu, ternyata masih banyak tersisa,” kata Hendrianto Jufri, kemarin.

Sementara kasus dugaan monopoli pembangunan RSUD Syekh Yusuf juga masih berproses di KPPU. Pelapor segera memberikan keterangan lebih lanjut. Hendrianto, mengatakan, undangan klarifikasi dari KPPU Makassar sudah diterima.

“Saya akan hadir untuk memberikan keterangan. Senin, insya Allah,” katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan RSUD Syekh Yusuf, dr Suryadi sebelumnya mengatakan, pembangunan gedung RSUD Syekh Yusuf memang direncanakan tuntas tiga tahun saja. Akan tetapi anggaran Rp 80 miliar dianggap tidak cukup menyelesaikan bangunan tujuh lantai itu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...