Udara Segar dan Biru dari Kebun Kincir Raksasa

PLTB Sidrap. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Sulawesi Selatan menjadi daerah yang dipilih sebagai pilot project. Kini sudah ada dua lahan kincir raksasa, satu di Kabupaten Sidrap dan satu lagi Jeneponto.

Khusus PLTB Sidrap I merupakan pembangkit bertenaga angin skala komersial pertama di Indonesia. Ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mencapai target bauran primer EBT, energi berkeadilan, dan sekaligus pengembangan investasi sektor EBT.

PLTB Sidrap I yang terletak di Desa Mattirotasi dan Desai Lainungan, Kec. Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, memulai operasi secara komersial pada tanggal 5 April 2018. Ada 30 kincir angin raksasa berdiri di atas perbukitan.

Pembangunan proyek PLTB Sidrap I sendiri dilakukan dalam waktu 2,5 tahun (Agustus 2015 sampai dengan Maret 2018). Pembangkit ini mampu mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 Volt Ampere (VA).

PLTB Sidrap I dikembangkan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi yang merupakan perusahaan SPV yang dibentuk oleh konsorsium UPC Renewables dengan nilai investasi sebesar 150 juta USD dan menyerap tenaga kerja sebanyak 709 orang, terdiri dari 95% tenaga kerja Indonesia dan 5% tenaga kerja asing.

Komentar

Loading...