Viral! Oknum Polisi Berbuat Terlarang pada Warga Jepang

Oknum polisi yang tengah memeras WN Jepang di Jembrana, Bali. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JEMBRANA — Viral sebuah video pendek yang memperlihatkan dua orang oknum anggota polisi memeras Warga Negara (WN) Jepang. Kasus tersebut dikabarkan terjadi di Jembrana, Bali.

Dalam video terlihat sekelompok anggota polisi menggelar razia di sebuah jalan. Lantas memberhentikan WN Jepang yang mengendarai sepeda motor matic warna hitam. Oknum polisi tersebut kemudian memeriksa kelengkapan surat-surat milik pengemudi.

Polisi tersebut kemudian menyatakan lengkap surat-surat tersebut. Namun, menganggap WN Jepang itu bersalah karena tidak menghidupkan lampu utama. Pria asing itu pun terima dianggap bersalah oleh aparat.

Permasalahan muncul ketika oknum polisi tersebut malah meminta uang Rp1 juta untuk membolehkan korban kembali melanjutkan berjalan. Awalnya korban hanya memberikan uang Rp100 ribu, namun oknum polisi kembali menegaskan uang yang dimintanya adalah Rp1 juta.

Tak lama dari permintaan itu, datang 1 anggota polisi lainnya menghampiri. Di sana dia bukannya menegur rekannya yang melakukan pemerasaan masalah seolah membiarkan dan menyaksikan hingga korban memberikan uang Rp900 ribu.

Setelah uang diberikan, WN Jepang tersebut kembali melanjutkan perjalanan.

Terkait video itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan ada anggotanya yang melakukan pemerasan tersebut. Kedua oknum polisi itu berinisial Aipda MW, dan Bripka PJ.

“Bahwa itu memang benar anggota kita, dan itu yang bersangkutan berdinas di Polsek Pekutatan,” ucap Wibawa kepada saat dihubungi, Jumat (21/8).

Komentar

Loading...