Bocah 11 Tahun Terseret Arus Belum Ditemukan

TERSERET : Pencarian korban terseret arus terus dilakukan Tim SAR di sepanjang Pantai Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Jumat (21/8). (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

FAJAR.CO.ID, BALI — Petugas gabungan kembali melanjutkan pencarian bocah umur 11 tahun yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Kamis (20/8) sore.

Di hari kedua pencarian, Jumat (21/8), sejak pagi petugas gabungan melakukan penyisiran di sepanjang pantai dan perairan selatan Jembrana itu. Hingga siang hari, petugas belum juga melihat tanda-tanda keberadaan Aldi, yang dilaporkan hilang saat mandi bersama dengan beberapa temannya.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jembrana, I Komang Sudiarsa, mengatakan, pencarian hari kedua ini melibatkan gabungan personel dari unsur BPBD Jembrana, TNI, Polri, relawan dan nelayan sekitar. Namun hingga sore, pihaknya belum berhasil menemukan korban. “Hari kedua pencarian, masih nihil. Korban belum ditemukan,” ujarnya.

Tim melakukan penyusuran di area seluas 12 nautical mile menggunakan rubber boat Basarnas. Saat bersamaan, anggota Polair Polres Jembrana dengan speed boatnya melakukan penyusuran di luas area 14 nautical mile.

“Penyisiran di darat, sepanjang pesisir Pantai Air Kuning juga kami lakukan. Kurang lebih radius 13 kilometer dari lokasi hilang,” terangnya.

Seperti diketahui, seorang bocah dilaporkan hilang ditelan arus Pantai Air Kuning, Kamis (20/8). Korban hilang saat mandi bersama dengan teman-temannya. Pencarian korban akan dilanjutkan Sabtu, dengan memperluas jangkauan penyisiran.

(bx/tor/rin/JPR)

Komentar

Loading...