Pahlawan Sevilla, Luuk de Jong Sebut Sundulan sebagai Senjata Andalannya

Luuk de Jong menaklukkan Samir Handanovic lewat tandukan. Foto: Alex Grimm / UEFA / Getty Images

FAJAR.CO.ID, COLOGNE—Bomber Belanda, Luuk de Jong menjadi pahlawan kemenangan Sevilla di final Liga Europa, hari ini. Pemain berusia 30 tahun itu mencetak dua gol dan terpilih sebagai man of the match.

Pasca laga striker Sevilla itu mengaku sangat bahagia. Menurutnya, ia memang sejak awal sudah berjanji kepada pelatih Julen Lopetegui bahwa ia akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya menghadapi Inter.

“Pelatih memberi tahu saya pagi ini bahwa saya akan jadi starter; saya mengatakan kepadanya bahwa saya selalu siap, dan untungnya itu berhasil untuk saya,” kata Luuk de Jong usai pertandingan dikutip dari situs resmi UEFA.

Dua gol De Jong di laga ini lahir dari sundulan. Menurutnya, itu memang senjata mematikannya. Namun, ia mengakui bahwa ia bisa mencetak gol-gol itu berkat umpan-umpan bagus dari rekan setimnya.

“Sundulan adalah spesialisasi saya; umpan silang pertama dari (Jesús) Navas adalah sempurna dan untungnya saya meletakkannya di tiang dekat. Yang kedua adalah bola hebat dari (Éver) Banega, dan itu gol spesial,” jelasnya.

Pada laga final di Cologne hari ini, Romelu Lukaku mencetak gol cepat di menit ke-5 lewat titik penalti. Luuk De Jong kemudian menyamakan kedudukan di menit ke-12. Sevilla berbalik memimpin di menit ke-33. Lagi-lagi gol dicetak De Jong.

Inter Milan berhasil menyamakan kedudukan lewat tandukan Diego Godin di menit ke-36. Kemenangan 3-2 Sevilla kemudian ditentukan dengan bunuh diri Lukaku di menit ke-73 usai membelokkan tendangan salto Carlos. (amr)

Komentar

Loading...