Politikus Perindo: Manfaatkan Sosper untuk Gaet Pemilih Adalah Bentuk Kecurangan

Syamsuddin Raga

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Politisi Partai Perindo, Syamsuddin Raga menyoroti masifnya pergerakan sosialisasi, menyapa warga, atau yang biasa disebut mappatabe’ yang gencar dilakukan sejumlah kandidat calon peserta Pilkada Makassar 2020.

Ia menilai tindakan tersebut tidak etis dilakukan. Meski memang bukan sebuah pelanggaran terhadap Undang-undang Pemilu. Menurut Syamsuddin, seseorang yang tiba-tiba muncul menyapa warga dengan kepentingan menggaet pemilih adalah curi start kampanye.

“Melihat pergerakan sosialisasi dan menyapa warga atau istilahnya mappatabe’ yang dilakukan sejumlah kandidat calon peserta Pilkada Makassar, saya menilai tindakan tersebut tidak etis karena telah curi start duluan. Meskipun bukan sebuah pelanggaran tapi tidak etis saja,” papar Syamsuddin, Sabtu (22/8/2020).

Termasuk menggandeng salah satu kandidat sebagai narasumber di acara Sosialisasi Perda (Sosper). Legislator Makassar itu mengatakan sebagai langkah keliru yang dilakukan partai pengusungnya.

“Saya Fraksi Partai Perindo tidak memanfaatkan kesempatan Sosper untuk memperkenalkan jagoan kami di Pilkada. Karena tujuan daripada Sosper adalah memberi penerangan kepada masyarakat terhadap peraturan yang ada, sehingga mereka bisa mematuhi dan menerapkannya,” kata dia lugas.

Meskipun kandidat dalam keilmuannya sesuai dengan tema Sosper yang diangkat, lagi-lagi Syamsuddin tegas menyebut tindakan tersebut tidak etis. Karena si kandidat punya kepentingan lain yaitu menggaet pemilih.

“Banyak orang lain yang bisa dijadikan narasumber yang taraf keilmuannya sama, yang kapasitasnya sama. Banyak sekali. Katakanlah latar belakangnya dokter, memangnya yang dokter atau ahli kesehatan cuma satu orang, kan banyak. Ini adalah bentuk kecurangan,” tukasnya.

Komentar

Loading...