Sejumlah CCTV Hanya Jadi Pajangan, Legislator: Diskominfo Jangan Lepas Tangan

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar, Supratman.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar dalam sorotan. Banyak Closed Circuit Television (CCTV) pajangan.

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar, Supratman mengatakan, pengadaan CCTV di Pemkot Makassar bukan anggaran kecil. Sehingga, bila tak dimanfaatkan dengan baik, sama halnya dengan buang-buang anggaran.

Supratman menyatakan, kasus tabrak lari yang terjadi di Jl Datu Museng jadi tolok ukur kinerja Diskominfo. Meski pengelolaan CCTV berada di bawah kelola UPTD, Diskominfo tetap menjadi penanggung jawab. Tidak boleh lepas tangan.

“CCTV itu fasilitas untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Itu harusnya jadi andalan dalam melihat situasi dan kondisi di Makassar,” kata dia, Jumat, 21 Agustus.

Saat ini, dari 175 CCTV di Makassar, 10 persen di antaranya dalam kondisi rusak atau tidak berfungsi. Itu artinya, perawatan CCTV tidak maksimal. Dibiarkan begitu saja hingga menjadi pajangan.

“Anggaran yang minim bukan berarti perawatan itu tidak dilakukan. Kalau sudah mulai rusak yah perlu ada perhatian. Refocusing anggaran seharusnya bukan alasan,” ucapnya.

Dia meminta Diskominfo untuk lebih fokus bekerja. Hal-hal dasar jangan lagi dianggap sepele. “Koordinasi harusnya lebih kuat antara UPTD dan Diskominfo. Jangan tunggu ada kejadian baru mau bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Makassar, Ismail Hajiali enggan berbicara banyak terkait pengelolaan CCTV di Makassar. “Kalau mau tahu kondisi CCTV mampir saja di operation room. Nanti kepala UPTD-nya jelaskan,” singkatnya. (isman/fajar)

Komentar

Loading...