Utang Rp1,32 M, Legislator Dipolisikan karena Dinilai Tak Beriktikad Baik

Legislator Dipolisikan karena Dinilai Tak Beriktikad Baik

FAJAR.CO.ID, PANGGUNGREJO — Seorang anggota Legislator Kota Pasuruan, Helmi, harus berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan Khamisa, 75, telah melakukan tindakan penipuan dan penggelapan.

Warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu menyebut sebenarnya dirinya tidak ingin membawa masalah ini ke jalur hukum. Pasalnya, terlapor punya iktikad baik untuk menyelesaikan masalah itu dengannya. Namun, yang terjadi saat ini sebaliknya. Terlapor menghilang bak ditelan bumi.

Khamisa menjelaskan, terlapor telah meminjam sejumlah uang padanya. Namun, sampai saat ini terlapor tidak mengembalikan pinjaman itu. Bahkan, terlapor mengingkari sejumlah kesepakatan.

Pertama kali, terlapor meminjam uang pada 2015. Selama empat bulan mulai Januari – April, terlapor mendatanginya berulang kali untuk meminjam uang. Terlapor datang bersama dua orang temannya yakni Muji dan Subhan.

Saat pertama kali datang pada Januari, terlapor meminjam uang Rp 70 juta dengan jaminan berupa mobil Avanza miliknya. Namun, tak lama kemudian terlapor kembali datang. Dia meminta mobil Avanza yang dijadikan jaminan. Alasannya, terlapor akan mengurus perpanjangan pajak kendaraan Avanza itu.

Tapi setelah beberapa lama, jaminan ini tidak dikembalikan. Terlapor beralasan, surat-surat mobil Avanza miliknya palsu dan saat itu ada di Polres Malang.

Selanjutnya, berturut-turut mulai Februari hingga Maret, terlapor bersama kedua temannya kembali mendatangi rumahnya.

Komentar

Loading...