Ada Monopoli Proyek di Pinrang, Begini Keluhan Gapensi

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Hujan tidak merata. Mungkin seperti itu analogi dari pengerjaan proyek yang kini menjadi keluhan dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Pinrang.

Nah jika senggang, silakan mampir di website resmi LPSE Kabupaten Pinrang. Dari situ bisa terlihat, meski corona masih ada banyak pengerjaan konstruksi yang kini tengah berlangsung di Kabupaten Pinrang.

Kalau diakumulasi dari jumlah proyek berjalan dengan nilai pagunya, anggarannya itu tembus puluhan miliar. Hanya saja, Plt Ketua Gapensi Pinrang, Andi Amirullah, punya keresahan.

Menurutnya, pelaku ekonomi di sektor konstruksi di Kabupaten Pinrang berada pada situasi sulit. Sebab mesti berkali-kali ikut tender, jika bukan bagian atau orang dekat penguasa terpilih, itu akan sia-sia saja.

“Kami ikut lelang, lengkapi dokumen dan sebagainya, itu juga perlu biaya. Nah yang menang nanti, ya tahu lah itu-itu saja. Jadi sia-sia,” keluhnya, Minggu 23 Agustus.

Dari perspektifnya, ini situasi yang berbahaya. Sebab kontraktor lainnya pun dinilai penting untuk diberdayakan. Supaya aktivitas dan perputaran ekonomi bisa merata dan tidak terjadi monopoli.

“Bahkan, saya pernah bilang sama teman-teman, cari saja ketua yang dekat dengan beliau (bupati). Supaya ini organisasi bisa besar. Karena saya sebagai ketua juga sulit dorong pekerjaan,” katanya, dengan nada pelan. (gsa)

Komentar

Loading...